Bukan hanya orang dewasa, penyakit asma pun dapat menyerang anak-anak yang berusia 5-17 tahun. Biasanya, ketika anak mengalami asma akan menunjukkan beberapa gejala seperti napas terasa sesak, sering batuk, tampak lebih lesu, kurang bersemangat, bahkan kesulitan untuk tidur di malam hari.
Nah, supaya kondisi asma pada anak-anak Anda tetap terkendali dan tidak sering kambuh, sebaiknya wajib untuk menghindari beberapa hal ini. Apa sajakah itu? Yuk, cek selengkapnya di sini!
1. Polusi Udara dan Asap
Melansir dari Alodokter, paparan polusi udara dan asap (seperti asap tungku kayu, pembakaran sampah, kendaraan, dan rokok) dapat mengiritasi dan memicu peradangan pada saluran pernapasan anak, terutama pada yang menderita asma. Bahkan, anak yang sering menghirup asap maupun polusi udara juga berisiko untuk mengalami asma. Maka dari itu, sebaiknya berikan masker pada anak ketika pergi ke area yang berpolusi, hindari merokok, dan gunakan air purifier.
2. Alergen Zat Lingkungan
Selain karena polusi udara dan asap, alergen yang berasal dari lingkungan juga dapat meningkatkan risiko asma dan alergi pada anak-anak. Untuk alergennya sendiri seperti bulu hewan peliharaan, serbuk sari bunga, debu, tungau di kasur, dan sebagainya. Untuk mengatasinya, sebaiknya tidak membiarkan anak tidur dengan hewan peliharaan, rutin mengganti sprei dengan yang baru, dan gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA.
3. Makanan Tertentu
Beberapa anak ada yang sensitif dengan makanan yang mengandung pemanis buatan, pewarna, dan pengawet. Misalnya, makanan kemasan, kerupuk, nugget, dan sosis. Bahkan, mengonsumsi kacang-kacangan maupun makanan laut seperti kerang, cumi, hingga udang juga dapat memicu asma pada anak. Untuk itu, supaya asma anak tidak kambuh, ada baiknya baca label pada bahan makanan yang akan diberikan ke anak.
4. Udara Dingin
Udara dingin pada saat malam maupun siang hari dapat memicu serangan asma pada anak-anak. Bahkan, anak-anak yang berada di lingkungan lembap juga dapat meningkatkan risiko munculnya asma. Misalnya, anak yang tidur di ruangan ber-AC, akan lebih sering mengalami sesak napas di pagi hari. Untuk itu, sebaiknya penting untuk memakaikan masker, pakaian hangat, dan sebagainya untuk menghindari munculnya asma pada anak.
Selain menghindari beberapa hal di atas, Anda juga perlu untuk membeli alat bantu pernapasan asma untuk anak. Jika sewaktu-waktu asma anak kambuh, maka bisa langsung memberikan alat bantu pernapasan tersebut padanya.